Minggu, 24 Oktober 2021

Saatnya beraksi

 Bismillah Assalamualaikum para Bunda Saliha

3 pekan ke belakang menjadi pekan yang ramai dalam tim kami Lentera Ibu.

Saatnya menjalankan aksi dari rencana kami sebelumnya.


Aksi yang tim Lentera Ibu lakukan pertama membuat Webinar Nyalakan cahaya dari Qalbu Menumbuhkan emosi positif diri.



Alhamdulillah acara ini tergolong sukses, dengan peserta di hari ke 3 sudah memenuhi kuota, bahkan di buka waiting list juga 

Di Webinar ini, selain di paparkan materi, ada juga sesi terapi menumbuhkan rasa syukur.

Alhamdulillah izin Allah efeknya luar biasa, para peserta termasuk pembicara tidak berhenti meneteskan air mata. Banyak sekali nikmat yang Allah berikan yang mungkin terlupa atau terabaikan saking fokus pada sisi negatif diri.


Berikut kesan2 daricpara peserta juga dokumentasi kegiatan Webinar 






Webinar ini merupakan awalan dari aksi LENTERA atau campaign yang kami lakukan 

Bagaimana mengaplikasikan emosi2 positif diri dapat terinstal 

*Nyalakan Cahaya dari Qolbu*

Sebuah campaign untuk memunculkan emosi positif (cahaya) dari dalam diri melalui gerakan Lentera.


*LENTERA*

LENgkapi Syukur 

TEnangkan Jiwa

RAsakan dan Tebarkan Cinta


*Lengkapi Syukur*

Menghadirkan rasa syukur di setiap hari nya.

Bisa dimulai dari syukur pagi, dilakukan setiap bangun tidur, syukuri hari ini masih di berikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan diri dan memberikan yang terbaik dari hari kemarin.

Dilanjutkan dengan mensyukuri segala nikmat yang sudah Allah berikan pada diri.


*TEnangkan jiwa*

Memunculkan ketenangan dalam diri.

Dimulai dari mengingat Allah ( dengan istigfar, dzikir)

Kemudian melakukan aktifitas secara mindful ( Sadar, fokus pada 1 aktifitas) bisa saat makan, berjalan, bernafas.


*Rasakan dan Tebarkan Cinta*

Melembutkan hati agar mudah memaafkan dan menerima kebaikan serta memunculkan cahaya dari Qolbu dengan mudah mendoakan kebaikan untuk orang lain.

Saat melihat atau mengalami kejadian apapun, terima lalu doakan kebaikan untuk diri sendiri, dan orang lain.

Challange ini berlangsung selama 7 hari, kemudian di teruskan oleh masing2 selama minimal 21 hari.

Cara mengikuti nya cukup memakai twibbon dan menyetor aliran rasa seta template nya 



Berikut laporan beberapa orang yang mengikuti







Alhamdulillah senang sekali mempunyai teman untuk belajar dan bertumbuh bersama.

Izin Allah semua rencana dari aksi terlaksana dengan baik.

Mohon maaf kali ini template langsung dari spreadsheet karena panjang 

Silahkan klik link berikut 

https://bit.ly/AKSILenteraIbu

Untuk media diskusi selain di wa kami coba pakai discord, namun sayang belum maksimal dikarenakan ada beberapa anggota tim yanh belum bisa mengunduh aplikasi ( hal teknis) dan belum terbiasa sehingga perlu adaptasi.


Untuk rekaman materi saat webinar dan informasi selengkapnya tentang challange 

Boleh kunjungi Ig kami www.instagram.com/lenteraibu  Terimakasih 











.





Minggu, 03 Oktober 2021

Buddy Review Identifikasi Aksi

Buddy review saya kali ini adah mba Lenti dari IP Depok yang tergabung dalam tim Jernih 


Jernih sendiri artinya Jejaring Masyarakat minim sampah. Masalah yang diangkat seputar sampah dan bagaimana solusi untuk mengolah sampah yang menjadi tema utama.


Tema sampah ini pasti jadi masalah setiap orang ya, bagaimana tidak sampah rumah tangga juga termasuk penyumbang terbesar sampah di dunia.



Demikian Review dari saya. Semangat menebar manfaat semoga selalu lancar berkah tiap aksinya ya tim Jernih.



Minggu, 26 September 2021

Identifikasi Aksi

 Meluaskan manfaat dengan menebarkan aksi adalah awal permulaan kami sebagai tim Lentera Ibu dengan cara identifikasi aksi terlebih dahulu.



Setelah mendapatkan materi ke 5 tentang identifikasi aksi


Saatnya kami berlari dengan berbagai ide untuk eksekusi aksi atau gerakan. 


Kami diminta membuat media sosial tim sebagai media untuk meluaskan manfaat. 

Alhamdulillah tim Lentera Ibu sudah mempunyai Instagram dan berjalan membagikan konten seputar emotional healing.

Untuk melengkapi fanpage dan website kami pun menunjuk pj masing - masing media. 



Lalu kami merumuskan aksi apa yang akan dijadikan campaign atau gerakan untuk menebarkan manfaat. 

Campaign kami fokus pada menejemen emosi. Dimana salah satu langkah nya yaitu bisa menghadirkan emosi positif setiap harinya.

Jika emosi positif lebih dominan daripada emosi negatif ( minimal 3:1) maka kemampuan menejemen emosi nya pun bisa lebih terkontrol.


Ada 3 emosi positif di awal aksi kami, yaitu syukur tenang dan cinta.

Dimana emosi inilah yang nantinya sebagai pemantik cahaya dari Qolbu.

Seperti campaign kami "Nyalakan Cahaya dari Qolbu" melalui LENTERA

LENgkapi Syukur

Tentram kan Jiwa

RAsakan dan Tebarkan cinta




Kami pun membuat analisis Swot dari sember daya tim yang dimiliki. 

Berikut hasil diskusi kami tertuang dalam template



















Untuk fundraising saat ini tim kami belum membutuhkan 




Sabtu, 11 September 2021

Buddy review materi smart goal

 

Review buddy
Kali ini saya di pasangkan dengan mba Ika nurmaya dari Tim quality couple

MasyaAllah tim nya keren, masalah yang diangkat tentang komunikasi
Dengan visi dan misi nya yaitu  membangun pola komunikasi efektif dan produktif sehingga tercapai keluarga Bahagia

Waah siapa sih yang tidak butuh ilmu komunikasi?
Jangankan untuk berbicara pada orang baru, berbicara pada orang dekat pun kadang masih kesulitan dan salah persepsi.

Komunikasi jadi salah satu point penting di kehidupan. Bayangkan jadinya jika kita tidak bisa mengungkapkan dengan benar maksud dan tujuan ataupun perasaan di dalam diri, tentu kesalahan penafsiran banyak terjadi.

Itupun yang terjadi saat ini, pola komunikasi yang tidak baik menyebabkan banyaknya kegagalan pemahaman maupun pola pengasuhan yang kurang tepat.

Komunikasi ini pun jadi akar masalah konflik yang sering terjadi. Salah persepsi mengahdirkan prasangka, yang jika tidak di konfirmasi tumbuh menjadi penyakit hati. Naudzubillah.

Dalam jurnal mba Ika, dipaparkan tentang Kualitas Komunikasi kita dilihat dari:

Orang tidak bisa tidak berkomunikasi

Tujuan komunikasi adalah mencapai maksud

Kualitas komunikasi diukur dari respon yang dimaksud

Rapor Builiding: membangun hubungan komunikasi yang baik

4 Skills Komunikasi:

Thinking

2. Listening

Speaking

Nonverbal

Komponen komunikasi:

Kata-kata 7%

Nada suara 38%

Bahasa tubuh 55%

Komunikasi dari sisi sender:

Be Clear: sampaikan informasi dengan jelas

Add Value: tambahkan nilai bukan ngomel-ngomel

Be Relevant: nyambung, sesuai dengan yang sedang dibicarakan

Be Accurate: tidak mengada-ngada, informasi tidak dikira tapi akurat

The Communication Process:

Medium akan mempengaruhi proses komunikasi

Sender: Express

Medium: Transmits

Masih banyak pembahasan lain nya yang pasti ilmu nya keren.

Apa yang sudah baik?
Secara keseluruhan semua sudah sangat baik dan jelas. Smart goal yang dicapai sudah sangat terperinci.
Masing- masing sudah mempunyai indikator keberhasilan nya juga.

Apa yang perlu di perbaiki?
Karena keseluruhan sudah baik, kemungkinan tinggal melanjutkan pada action nya saja, dan teknis bagaimana gerakan/ masalah Tim ini bisa mendapatkan solusi yang nanti nya bisa di berikan pada masyarakat.

Selamat berjuang dan membumikan pola komunikasi yang baik 🤗



Minggu, 05 September 2021

Membuat smart goal

Tujuan adalah salah satu komponen penting dalam hal apapun. Dalam hidup, tujuan itu menjadi kekuatan agar terus bergerak. Tentu tujuan yang baik akan menghasilkan gerakan- gerakan yang baik pula.

Begitupun dalam suatu tim di kampus ibu pembaharu ini. Kami diminta menetapkan tujuan yang smart.

Apa itu smart?

Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Timebound.

Dalam memetakan smart goal ini, kami tim Lentera Ibu berdiskusi via zoom. Membahas kembali tujuan dibentuknya Lentera ibu, melihat masalah pribadi menjadi masalah Tim kemudian memetakan tujuan yang ingin di capai.



Tak hanya itu, kami pun berdiskusi tentang indikator keberhasilan, baik secara tim maupun individu. Dimana setiap individu punya target nya masing- masing.

Lentera ibu mewadahi hal seputar menejemen emosi, lebih spesifiknya tentang berdamai dengan masa lalu.

Setelah mampu menerima dan memaafkan luka di masa lalu, mampu mengelola respon emosi dengan baik, mengeluarkan respon yang tepat untuk stimulusnya. Serta reinstal karakter, atau membuat karakter dan kebiasaan baru sesuai Al Qur'an dan Sunnah. Dimana di contohkan oleh para ibunda ( wanita- wanita dalam kehidupan Nabi Muhammad dan dalam Al Qur'an. 




Kemudian, kami berdiskusi juga tentang potensi masing- masing anggota. 

Jumlah tim Lentera ibu 11 orang. Jumlah tim yang cukup banyak  dimana setiap anggota memaparkan hasil st30 nya lalu menuliskan potensi terbaik nya. Passion dan kontribusi apa yang bisa di berikan di dalam tim Lentera ibu. Alhamdulillah tim kami lengkap dengan keahlian masinh- masing.



Lalu ada golden rules dan exit procedure dimana sebelumnya ada identifikasi konflik terlebih dahulu. Sehingga nantinya sebelum ada konflik, kami mampu mencari solusi sebelum konflik terjadi.






Setelah itu, kami berdiskusi tentang milestone yang ingin di capai, dimulai dari 1 bulan pertama. 3 bulan berikutnya sampai 1 tahun pertama terlebih dahulu.


Bismillah mohon doanya agar dari setiap individu dalam tim Lentera ibu mampu menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya kemudian meluaskan manfaat bagi teman- teman lain yang mempunyai masalah sama.






Senin, 23 Agustus 2021

Buddy Review materi 3

Bismillah buddy review pekan ini saya berpasangan dengan mba Dian dari tim Bengkel Bunda 


Pemaparan jurnalnya cantik sekali, begitu runut sehingga memudahkan pembaca untuk mereview.


Dilatarbelakangi oleh masalah pribadi tentang kurangnya percaya diri,menjadikan Masalah Tim yang diangkat tentang meningkatkan Percaya Diri, mencari tahu bagaimana cara meningkatkan kualitas diri setiap perempuan.


Masalah ini betul- betul mewakilkan isi hati, karena sebagai perempuan terutama ibu rumah tangga, masih ada rasa insecure dan merasa tidak produktif sehingga berkurangnya rasa percaya diri. Jadi sepertinya menjadi masalah banyak ibu rumah tangga.


Apa yang sudah baik?

Identifikasi masalah sudah sangat baik, metode starbursting yang di pakai dapat mengoptimaslisasi masalah sehingga menemukan akarnya.

Masing - masing anggota mengambil peran i tim pengembangan diri sesuai kemampuan masing- masing. Mba Dian mengambil peran dalam manajemen waktu



Yang perlu diperbaiki?

Kedepan nya tim kita bisa berkolaborasi ya 😊

Biasanya faktor kurang percaya diri salah satunya timbul dari kurang apresiasi diri. Adapula penyebab dari tidak terpenuhinya tangki cinta diri, dan menumpuknya emosi negatif sehingga sulit menemukan kelebihan diri.



Bismillah semoga bisa Istiqomah dalam menebar manfaat ya tim Bengkel Bunda

Senin, 16 Agustus 2021

Menyelami masalah bersama Tim

 Masalah saya menjadi masalah kita


Dalam menyelesaikan masalah ternyata kita tidak fokus langsung pada solusi, tapi bagaimana masalah yang tadinya hanya milik diri sendiri menjadi masalah bersama. 


Mendalami masalah dengan terus bertanya hingga nanti didapatkan akar masalah yang mendasar. 


Kami para calon ibu pembaharu diminta untuk berdiskusi bersama dalam identifikasi masalah. 


Saya dan tim Lentera ibu mengawali diskusi kami di grup dengan berkenalan lebih jauh tentang masalah yang si hadapi. 

11 orang calon ibu pembaharu ini punya tantangan nasing- masing yang kalau di tarik benang merahnya adalah tentang manajemen emosi. 


Tapi tidak sampai disitu, kamipun melanjutkan diskusi di zoom, dengan menggunakan metode starbursting. 



Kemudian ketemu lah beberapa pertanyaan dengan format 5w1h yang tiap ujung bintang nya minimal 3 pertanyaan. 


Kesimpulan masalah tim kami yaitu menyelesaikan luka masa lalu, kemudian bisa mengelola emosi saat ini, dan resintal karakter diri yang sesuai Al Quran dan sunnah. 


Bismillah semoga Allah mampukan dan mudahkan 


Inilah hasil diskusi kami tertuang dalam video dan file PDF




https://drive.google.com/folderview?id=1zZMlNMg5NnxB-Dvy7HtyzIySNcXxKGXI